Berita Terbaru

Alhamdulillah BAZNAS KAB. MUSI RAWAS Menyabet 4 Kategori Award dari 9 Kategori yang Diperebutkan untuk Tingkat Sumatera Selatan
Alhamdulillah BAZNAS KAB. MUSI RAWAS Menyabet 4 Kategori Award dari 9 kategori yang di perebutkan untuk tingkat Sumatera Selatan, yaitu kategori :1. Pertumbuhan Pengumpulan Zakat Terbaik2. Kelembagaan Zakat terbaik
3. Pendistrubusian dan Pendayagunaan Zakat terbaik4. Amil operator simba terbaikdiTahun 2023 ini Semoga kedepan bisa semakin meningkatBAZNAS AWARD Tingkat Provinsi Sumsel ini adalah sarana Evaluasi dan Apresiasi Terhadap Kinerja Baznas Kab/Kota Se Sumsel. Tentu hal ini sangat Baik Untuk mendorong Percepatan peningkatan Kinerja BAZNAS Se Sumsel sebagai Lembaga Utama Yang mensejahteraan Mustahik.Saya Selaku Ketua BAZNAS MURA terharu dan bahagia atas Prestasi BAZNAS Kab. Musi Rawas, Yang mendapat Penghargaan pada 4 Kategori yang di Nilai Oleh BAZNAS PROVINSI dan BAZNAS PUSAT, ini adalah hasil Kerja Tim, Baik Pimpinan maupun seluruh Staf, Terutama sekali Dukungan Dari Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud, di mana Beliau sangat peduli dan sangat mendukung perkembangan dan pertumbuhan serta penguatan kelembagaan BAZNAS Kab. MURA, hingga Saat ini BAZNAS MURA sudah lebih di perhitungkan di tingkat Provinsi. apalagi sudah menyabet Kategori yang paling Bergensi yaitu Pertumbuhan Pengumpulan Zakat Terbaik Walau Masih Juara 2 Sesumatera Selatan dalam Kategori bergensi ini.saya Haturkan Ribuan Terima Kasih Atas Dukungan Ibu Bupati Hj Ratna Machmud beserta seluruh Jajaran Pemda Kab. Musi Rawas.Terima Kasih Juga Kepada Pimpinan Baznas Provinsi SumselTerkhusus Terima kasih kepada seluruh Jajaran Wakil Ketua BAZNAS MURA, Direktur Pelaksana, dan Seluruh Staf yang telah bekerja keras, Kompak dalam Bekerja hinga Meraih Prestasi yang cukup Membanggakandemikian Ungkap KH. Bahana Jaal Haq Taqwallah, S.Pd.I, MA, CFRM. Ketua BAZNAS Kab. Musi RawasYuk Donasi Online:berbagi.link/baznasmuraTransfer Manual:No. Rekening 8203 700 001 (Rek. Infak)8203 700 002 (Rek. Zakat)Bank SUMSEL BABEL SYARIAHAn. Baznas Musi Rawas (Infaq Shodaqoh)Konfirmasi:wa.me/62082181950002#BaznasMuraMantap
BERITA29/11/2023 | Admin Baznas Musi Rawas

Baznas Musi Rawas Salurkan Bantuan Untuk Fakir dan Lansia Miskin
Baznas Musi Rawas - Kemiskinan merupakan salah satu masalah sosial penting yang harus ditanggulangi karena kemiskinan akan menimbulkan berbagai masalah.Tentunya hal ini tidak boleh dibiarkan ujar ketua Baznas Kabupaten Musi Rawas KH .Bahana Jaalhaq Taqwallah,SP.dI,MA,CFRM?dikantor Desa Ketuan Jaya Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas pada acara penyerahan bantuan kepada Jompo Fakir dan lansia miskin.Lanjut Bahana Baznas bekerja sama dengan pihak pemerintah terkhusus pemerintah Desa Ketuan Jaya terus ber upaya mengurangi atau menghilangkan predikat miskin didesa Ketuan Jaya ini yang merupakan desa Kampung Zakat binaan Baznas kabupaten Musi Rawas.Pada hari ini sambung Bahana Baznas kabupaten Musi Rawas telah menunjukkan keseriusannya dalam menanggulangi kemiskinan terhadap masyarakat dengan memberikan Bantuan Sembako dan modal usaha untuk Penghidupan Orang Jompo sebanyak 25 lansia Fakir,miskin.Dikatakan oleh Bahana Kampung Zakat Desa Ketuan Jaya akan menjadi program utama untuk pengentasan kemiskinan hingga nol persen baru pertama kali diluncurkan di kampung zakat Desa Ketuan Jaya ini.Bentuk program yang dilakukan untuk mengentaskan kemiskinan memberikan bantuan usaha produktif berbentuk modal usaha dan bantuan Konsumtif sembako untuk lansia fakir, miskin.Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Musi Rawas kepada 25 lansia Fakir,miskin.Dalam progam ini kita mencari lansia dan jompo yang sudah tidak bisa bekerja tapi keluarganya miskin.BAZNAS berkomitmen untuk menyantuni mereka. “Untuk program awal ini bantuan diberikan selama tiga bulan berturut-turut,” katanya.Selanjutnya setelah tiga bulan akan dievaluasi lagi sambil kita cek lagi datanya masih valid atau tidak dan akan di lanjutkan lagi. Setelah lansia kemudian dilanjutkan untuk bantuan untuk anak yatim.‘Kita akan mencari anak-anak yatim dan yatim piatu ,anak anak kecil yang belum bisa berkerja. Ibunya miskin atau kedua orang tuanya sudah tidak ada sedangkan yang mengasuh paman atau keluarganya juga miskin, kita BAZNAS selaku lembaga Pemerintah akan membantu kebutuhan hidupnya dan kebutuhan pendidikannya,” paparnya.Ditambahkannya, setelah anak-anak yatim ini selesai di Ketuan Jaya maka BAZNAS Kabupaten Mura akan mencari orang-orang usia produktif tapi miskin akan diberikan pelatihan dan pemberian modal secara bertahap sambil diberikan pelatihan. Mudah-mudahan nantinya akan menjadi orang-orang yang mampu menghidupkan dirinya sendiri bahkan nanti bisa memberi zakat atau Muzaki. “Kita targetkan sampai nol persen kemiskinan,” ujarnya.Adapun bantuan yang diberikan kepada lansia selain indukan babon ayam kampung untuk ternak juga diberikan modal usaha serta sembako berupa beras, telor, mie instan, susu, gula, minyak goreng,gas elpiji termasuk token listrik Baznas berikan untuk satu bulan jelas Bahana.Kades Ketuan Jaya, Hendri Saputra mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Mura yang telah memberikan bantuan untuk warganya.Sementara itu Wakil ketua Bidang distribusi Nusvi Asyura Baznas Kabupaten Musi Rawas yang didampingi staf distribusi dan pendayagunaan Hery Kusnadi ditempat terpisah menambahkan bantuan yang di distribusikan Baznas di desa Ketuan Jaya berbentuk sembako,ternak,dan uang tunai untuk modal usaha fakir ,miskin .Untuk Jompo fakir kita berikan sembako dan untuk lansia miskin yang masih bisa ber usaha diberikan bantuan modal usaha ,juga ternak ayam kampung tergantung situasi dan ke inginan mustahik.Bantuan kepada mustahik tersebut Ketua Baznas Mura Bahana sebelum nya telah menugaskan staf distribusi untuk survey kelokasi di desa Ketuan Jaya.Staf Baznas dalam melakukan survey ditemani oleh para kadus dari pemerintahan desa.Setelah data data calon mustahik lengkap hasilnya dilaporkan dengan Ketua Baznas ,pungkas Hery.(HK)
BERITA31/10/2023 | sumselpost.co.id

Kampung Zakat Jadi Pilot Projek Pengentasan Kemiskinan
Kampung Zakat Desa Ketuan Jaya Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Mura jadi pilot projek program pengentasan kemiskinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Musi Rawas (Mura). Bentuk program yang dilakukan untuk mengentaskan kemiskinan memberikan bantuan usaha produktif dan bantuan sembako untuk lansia fakir, miskin. Bantuan tersebut diserahkan Jumat 27 Oktober 2023 di kantor Kepala Desa (Kades) Ketuan Jaya. Setidaknya 25 lansia yang dibantu.Ketua BAZNAS Kabupaten Mura, KH Bahana Jaalhaq Taqwalah mengatakan program pengentasan kemiskinan hingga nol persen baru pertama diluncurkan di kampung zakat Desa Air Satan. Dalam progam ini kita mencari lansia dan jompo yang sudah tidak bisa bekerja tapi keluarganya miskin dan juga tidak punya anak dan ada yang punya keluarga BAZNAS berkomitmen untuk menyantuni mereka. "Untuk program awal ini bantuan diberikan selama tiga bulan berturut-turut," katanya kepada Linggau Pos.Selanjutnya setelah tiga bulan akan dievaluasi lagi sambil kita cek lagi datanya masih valid atau tidak dan Kana kita lanjut lagi. Setelah lansia kemudian dilanjutkan untuk bantuan untuk anak yatim. 'Kita akan mencari anak yatim yaitu anak-anak kecil yang belum bisa berkerja. Ibunya miskin atau kedua orang tuanya sudah tidak ada sedangkan yang mengasuh paman atau keluarganya juga miskin yang mengasuhnya, kita BAZNAS selaku lembaga Pemerintah akan membantu kebutuhan hidupnya dan kebutuhan pendidikannya," paparnya.Ditambahkannya, setelah anak-anak yatim ini selesai di Ketuan Jaya maka BAZNAS Kabupaten Mura akan mencari orang-orang usia produktif tapi miskin akan diberikan pelatihan dan pemberian modal secara bertahap sambil diberikan pelatihan. Mudah-mudahan nantinya akan menjadi orang-orang yang mampu menghidupkan dirinya sendiri bahkan nanti bisa memberi zakat atau Muzaki. "Kita targetkan sampai nol persen kemiskinan," paparnya.Adapun bantuan yang diberikan kepada lansia tadi berupa beras, telor, mie instan, susu, gula, minyak goreng. Bantau. Sembako tersebut diberika. Untuk kebutuhan satu bulan. Tidak itu saja gas elpiji juga diberikan untuk satu bulan. Termasuk token listrik berikan untuk satu bulan. "Jumlah bantuan yang diberikan berdasarkan hasil wawancara dengab lansia berapa kebutuhan mereka perbulan. Seperti tabung gas yang diberikan karena lansia jarak masak ada yang cukup satu tabung perbulan, ada juga butuh dua tabung per bulan. Sedangkan token listrik Rp 50 ribu perbulan. Itu yang kita berikan," paparnya. Kades Ketuan Jaya, Hendri Saputra mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Mura yang memberikan bantuan untuk warganya. "Bantuan yang diberikan BAZNAS merupakan dari Muzaki yang menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS," katanya. Dalam kesempatan tersebut Kades menghimbau kepada warga yang mampu secara ekonomi untuk berzakat, ataupun berinfaq melalui BAZNAS. Dengan mengumpulkan zakat atau pun infaq melalui BAZNAS uang yang terkumpul akan salurkan kembali untuk membatu warga yang tidak mampu.
BERITA27/10/2023 | linggaupos

Dukung Turunkan Angka Stunting
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Musi Rawas (Mura) - Dukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura turunkan angka stunting. Dukungan tersebut diwujudkan dalam bentuk memberikan bantuan paket makanan kepada anak stunting.Ketua BAZNAS Kabupaten Mura, KH Bahana Jaalhaq Taqwalah melalui Waka 1, Nisfi Asyura didampingi Masyayu Mardiana Bagian Pengumpulan menjelaskan dalam menentukan penerima bantuan untuk anak stunting datanya dari BAPPEDA Kabupaten Mura. "Berdasarkan data yang kita peroleh data per September jumlah anak stunting 122 anak. Dari 122 anak itu yang kita bantu 70 anak, berarti mencapai 50 persen dari jumlah anak stuning," jelasnya.Menurutnya, bantuan tersebut tersebar di 13 kecamatan dari 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Mura. Pasalnya berdasarkan data bahwa satu kecamatan tidak ada anak stunting yaitu Kecamatan Jayaloka. "Bantuan tersebar di 13 kecamatan, yang paling banyak bantuan kita berikan di Kecamatan Tugumulyo jumlabbua 27 anak, karena memang jumlah anak stunting paling banyak di Kecamatan Tugumulyo," tambahnya.Adapun bantuan yang diberikan senilai Rp 943.000 hingga Rp 992.000. Perbedaan nilai bantuan ini karena usia anak stunting beda, yang disebabkan harga susunya beda. Adapun bantuannya sembako, susu formula Pediasure 800 gr 2 kaleng, susu Morinaga 0-1 tahun 2 kaleng, madu Tj, roti Roma kelapa 5 bungkus, telur 2 karpet. Disamping membantu anak stunting BAZNAS Mura juga memberikan bantuan warga yang menderita TP Paru.Setidaknya 34 warga yang menderita TB Paru diberikan bantuan makan tambahan tersebar di 12 kecamatan. Adapun bantuan yang berikan terdiri dari susu 800 gr 3 kotak. Energen 100 saset atau 10 renteng, Roti Roma Sari Gandum 8 bungkus bungkus. Total nilai bantuan Rp 505.000. "Makanan tambahan yang kami berikan ini berdasarkan rekomendasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mura. Bantuan tersebut cukup untuk 3 bulan," paparnya. Penderita TB Paru diberikan bantuan makanan karena penderita TB untuk penyembuhannya lama sehingga sangat mempengaruhi ekonomi keluarga. Yang dibantun oleh BAZNAS yang miskin sesuai dengan kentuan yang berhak menerima zakat 8 asnaf atau golongan yakni Fakir, Miskin, Amil, Muallaf, Riqab, Gharimin, Fisabilillah dan Ibnu Sabil. Bantuan tersebut sudah diserahkan," sebutnya.
BERITA19/10/2023 | https://linggaupos.bacakoran.co

Tugumulyo Kasus Stunting Tertinggi Di Kabupaten Mura
Sesuai agenda dari Protokol Ferum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumatera Selatan (Sum-Sel).
Acara kegiatan penyerahan penghargaan sekaligus pemberian bantuan paket gizi dan sembako untuk balita dengan gizi kurang maupun mengalami gizi buruk (Stunting).
Yang akan digelar pada hari ini Selasa (29/9) bertempat di Kantor Camat Tugumulyo Kabupaten Mura dan dihadiri langsung oleh Bupati Mura Hj Ratna Machmud.
Akan tetapi kegiatan penyerahan penghargaan sekaligus pemberian bantuan paket gizi dan sembako untuk balita dengan gizi kurang maupun mengalami gizi buruk (Stunting),tidak di laksanakan pada Kantor Camat melainkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Mazro,illah Desa Mataram Kecamatan Tugumulyo.
Kepala Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Mura Bahana Jaalhaq menjelaskan sebenarnya memang pada awalnya dijadwalkan kegiatan tersebut akan berlangsung di Kantor Camat Tugumulyo.
Akan tetapi setelah di koordinasikan dengan Pemerintah Kecamatan Tugumulyo,pihak Kecamatan menyampaikan tidak menyangupi dan menyerah jika kegiatan itu dilaksanakan di Kantor Kecamatan.
Sehinga Pemerintah Kecamatan menyerahan apabilah acara kegiatan tersebut ke pihak Baznas Kabupaten Mura.
Makanya secara dadakan acara kegiatan penyerahan penghargaan sekaligus pemberian bantuan paket gizi dan sembako untuk balita dengan gizi kurang maupun mengalami gizi buruk (Stunting), dilangsungkan di Ponpes Mazro, illah Desa Mataram.
Atas terselenggaranya kegiatan hari ini kami Baznas Kabupaten Mura sangat mengucapkan ribuan terimakasih kepada Bupati Hj Ratna Machmud serta Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes),serta para Camat yang sudah berkenan hadir.
” Sekaligus kami ucapkan terimakasih terhadap pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Mazro,illah, yang sudah bersedia memberikan tempat guna terlaksana acara hari ini,”jelas Bahana.
Ketua pelaksana kegiatan Bahana Jaalhaq sekaligus kepala Baznas Kabupaten Mura menuturkan, dimintanya acara tersebut dilakukan di Kantor Camat Tugumulyo karena di wilayah Kecamatan Tugumulyo ini merupakan angka tertinggi dalam kasus stunting.
Sehingga bantuan paket gizi dan sembako untuk balita dengan gizi kurang maupun mengalami gizi buruk atau stunting ini,kami berikan kepada anak-anak di Kecamatan Tugumulyo.
Dengan jumlah peserta 70 orang balita,dan sembako bantuan yang diberikan berupa susu pagiasur,Molinaga,botol susu madu tj 500 mil,roti romah,beras serta telur dengan total anggaran 77 juta rupiah.
” Hal ini dilaksanakan merupakan sebagai salah satu upaya guna untuk membantu Pemkab Mura,dalam rangka mengetas kasus stunting di Kabupaten Mura,”tutur Bahana.
Bupati Mura Hj Ratna Machmud menyampaikan acara kegiatan penyerahan penghargaan serta pembagian sembako paket gizi maupun sembako untuk balita kurang hingga balita yang stunting di Kecamatan Tugumulyo ini.
Dalam rangka menurunkan angka stunting di Kabupaten Mura,makanya kegiatan ini dilaksanakan oleh Baznas bersama-sama Pemerintah Daerah Pemda maupun stakeholder instansi terkait lainnya.
Semoga apapun yang telah diberikan bisah bermanfaat dan dirasakan langsung bagi para balita dengan gizi kurang maupun mengalami gizi buruk atau stunting
Karena prioritas pembangunan saat ini terutama dalam rangka pembangunan jangka panjang yakni penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)
” Yang punya daya saing produktif,oleh karena itu pembangunan pada sektor kesehatan menjadi hal yang mendasar dan sangat penting terutama dalam aspek perbaikan gizi keluarga,”ucap Bupati.
Hj Ratna Machmud berharap dengan bantuan ini,dapat mempercepat penurunan angka stunting untuk mencapai target nasional 14 persentase pada tahun 2024 mendatang.
Untuk itu mari kita sama-sama berdo,a semoga Kabupaten Mura bisah mencapai target nasional tersebut dan kasus angka stunting menjadi 0 persentase kasus.
” Selain itu juga saya ucapkan selamat kepada Pemerintah Kecamatan Jayaloka yang terbebas dari kasus stunting, sehingga pencapaian ini bisah disusul oleh 13 Kecamatan lainnya,”harap Bupati.
BERITA09/10/2023 | https://linggaupos.com

Sembelih Dua Ekor Sapi untuk Sedekah Daging
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Musi Rawas (Mura)-sembelih 2 ekor sapi sedekah daging penyembelihan sapi untuk sedekah daging dilaksanakan di Desa Manaresmi Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Mura. Ketua Baznas Kabupaten Mura, KH Bahana Jaalhaq Taqwalah melalui wakil Ketua I, Nisfi Asura mengatakan dua ekor sapi untuk sedekah daging tersebut satu sapi dari urunan pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mura, sebanyak 60 orang tang ikut berpartisipasi. Satu orang sedekah Rp 100 ribu, sehingga terkumpul Rp 6 juta dari pegawai Dishub Kabupaten Mura. “Kemudian sedekah Ketua Baznas Rp 2 juta, Hambah Allah Rp 1 juta, kemudian sedekah dari Hambah Allah Rp 1,3 juta. Sehingga totalnya Rp 10,3 juta, sehingga cukup untuk membeli satu sapi,” katatnya kemarin.Dari pemotongan sapi dari urunan pegawai Dishub Kabupaten Mura, Hambah Allah dan Ketua Baznas ini ada 105 kantor daging dibagaikan kepada masyarakat Desa Manaresmi dan ada yang diserahkan ke Dishub Kabupaten Mura untuk mereka bagikan sendiri. Lalu satu sapi lagi dari Baznas Kabupaten Mura. Sapi dari Baznas ini dagingnya dibagaikan menjadi 120 kantong dibagikan kepada masyarakat. “Jadi totalnya 225 kantung daging,” ucapnya.Menurutnya karena ini sedekah daging maka penyembelihan hewan dilakukan sebelum Hari Raya Idul Adha, tepatnya pemotongan dilaksanakan Rabu 28 Juni 2023.Nisfi berharap tahun depan akan lebih banyak lagi yang ikut sedekah daging yang merupakan program inovasi Baznas Mura. “Tahun depan kita berharap akan akan lebih banyak lagi yang ikut sedekah daging untuk itu kami akan menginformasikan lebih awal ke organisasi perangkat daerah agar lebih maksimal,” harapnya.Menurut Nisfi diadakan program sedekah daging bagi yang belum mampu berqurban satu ekor kambing atau satu ekor sapi/kerbau untuk 7 orang anggota keluarga maka dihimbau untuk sedekah daging di Hari Raya Idul Adha. Melalui inovasi Baznas Kabupaten Mura yang baru adalah latihan berqurban dengan cara sedekah daging di Hari Raya Idul Adha.Ia menyebut qurban disyariatkan dalam Islam, hukumnya sunnah muakad yaitu sunnah yang dianjurkan dengan penekanan yang kuat atau hampir mendekati wajib bagai yang mampu. (sin)
???? Yuk Donasi Online:berbagi.link/baznasmura???? Transfer Manual:No. Rekening 820 370 0001820 370 0002Bank SUMSEL BABEL SYARIAHAn. Baznas Musi Rawas (Infaq Shodaqoh)???? Konfirmasi:wa.me/6281369983550#BaznasMuraMantap
BERITA07/07/2023 | https://linggaupos.bacakoran.co

Bupati Musi Rawas dan BAZNAS Luncurkan Kampung Zakat di Desa Sumberejo untuk Mengentaskan Kemiskinan
Badan Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Musi Rawas - bekerja sama dengan Majelis Taklim Al-Mukarramah mengadakan pengajian akbar pada Jumat Kliwon dengan tema “Peluncuran Kampung Zakat di Desa Sumberejo sebagai Upaya Mengentaskan Kemiskinan Hingga 0%”. Acara tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Asa di Desa Sumberejo, Kecamatan Megang Sakti, yang dihadiri oleh Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud, serta ratusan jama’ah Majlis Ta’lim Al-Mukarramah dan warga masyarakat Megang Sakti pada Jumat, 19 Mei 2023.Acara pengajian akbar Majelis Taklim Al-Mukarramah juga dihadiri oleh sejumlah tokoh, antara lain KH. Bahana Jaalhaq Taqwallah, S.Pd.i, M.A CFRM selaku Ketua BAZNAS Musi Rawas, Hj Ratna Machmud selaku Bupati Musi Rawas, perwakilan dari Kabag Kesra Musi Rawas, Kepala Bappeda Musi Rawas, Wendy Dwi Ayu dari KCB Bank Sumsel Babel Musi Rawas, Ketua Majelis Taklim Al-Mukarramah H.Muntaha Haris, Kapolsel Megang Sakti, Kepala OPD Lingkungan Pemkab Mura, toko agama, dan toko masyarakat Desa Sumberejo, serta Salman Alfarisi selaku Camat Megang Sakti.Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Musi Rawas, KH. Bahana Jaalhaq Taqwallah, S.Pd.i, M.A CFRM, menyampaikan bahwa peluncuran Kampung Zakat di Desa Sumberejo merupakan langkah awal dan tujuan bersama dengan pemerintah kabupaten dalam mengentaskan kemiskinan hingga 0% di Kabupaten Musi Rawas.Bupati Musi Rawas juga menyampaikan pidatonya, yang mengatakan bahwa peluncuran Kampung Zakat dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat secara mandiri dari segi ekonomi. Selain itu, Zakat juga merupakan pendekatan pemberdayaan ekonomi umat berbasis kearifan lokal yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Bupati juga memberikan bantuan kepada 10 pondok pesantren yang ada di Kabupaten Musi Rawas dengan harapan agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.“Pada kesempatan ini, saya mengucapkan selamat kepada 10 Pondok Pesantren yang menerima bantuan tunai hari ini. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan digunakan dengan baik. Saya juga memohon dukungan tulus dan ikhlas dari semua pihak. Mari kita bersama-sama membangun daerah kita tercinta ini dengan kebersamaan, untuk mewujudkan Musi Rawas Maju, Mandiri, dan Bermartabat,” tutup Bupati.Acara tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemberian bantuan tunai kepada 10 pondok pesantren di Kabupaten Musi Rawas, yaitu:1. Pondok Pesantren Roudhatul Hufaz, Kecamatan TPK.2. Pondok Pesantren Giri Agung, Kecamatan TPK.3. Pondok Pesantren Miftahus Syafaat, Kecamatan Jayaloka.4. Pondok Pesantren Darul Huffadz An-Nahdiyah, Kecamatan Purwodadi.5. Pondok Pesantren An-Kromo Arjo, Kecamatan STL Ulu Trawas.6. Pondok Pesantren Babussalam, Kecamatan Tuah Negeri.7. Pondok Pesantren Miftahussudur, Kecamatan BTS Ulu Cecar.8. Pondok Pesantren Al Muwahhidin Al Islamiyyah, Kecamatan Muara Lakitan.9. Pondok Pesantren Madinatul Munawwarah, Kecamatan Sumser Harta.10. Pondok Pesantren Sunan Ampel, Kecamatan Megang Sakti.Bantuan tunai tersebut diberikan dengan harapan agar pondok pesantren tersebut dapat memanfaatkannya sebaik mungkin. Semoga bantuan tersebut dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi pendidikan dan kesejahteraan para santri dan lingkungan sekitarnya.Dengan adanya peluncuran Kampung Zakat dan pemberian bantuan kepada pondok pesantren, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Musi Rawas. Semua pihak diharapkan dapat bersama-sama membangun daerah tersebut dengan semangat kebersamaan, guna mewujudkan Musi Rawas yang maju, mandiri, dan bermartabat. (den)
BERITA19/05/2023 | https://www.sumselindependen.com

BAZNAS Musi Rawas Terima Zakat Istana dari Kepala Daerah dan OPD
Sumsel Independen — Badan Zakat Nasional (BAZNAS) Musi Rawas, sebuah lembaga pemerintah non-struktural, menerima infaq, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya baik dari pemerintah maupun pemerintahan daerah. Pada hari Kamis (13/4/2023), Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud beserta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menyerahkan zakat mal ke BAZNAS Kabupaten Musi Rawas dalam rangka zakat istana.
Ketua BAZNAS Kabupaten Musi Rawas, Bahana Jaalhaq SPd, I, MA, CFRM, mengatakan bahwa kegiatan zakat istana ini merupakan sejarah baru bagi BAZNAS Kabupaten Musi Rawas. “Ya, Alhamdulillah kita kemarin bersama Bupati Musi Rawas mengadakan kegiatan zakat istana, dan ini merupakan sejarah pertama dalam sejarah BAZNAS diadakannya zakat istana yang mana penyerahan zakat kepala daerah, wakil kepala daerah, forkopimda, dan kepala OPD kepada BAZNAS Musi Rawas,” ucap Bahana pada Jumat (14/4/2023) saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya.
Bahana juga menjelaskan bahwa kegiatan zakat istana ini harus terintegrasi oleh lembaga pemerintah. “Pada intinya kegiatan zakat istana ini adalah konsep integritasnya, dan di sini BAZNAS adalah lembaga pemerintah non-struktural, sehingga apabila infaq, sedekah, dan dana sosial keagamaan dari pemerintah dapat diakumulasi oleh BAZNAS, maka BAZNAS akan melakukan kajian dampak zakat,” jelasnya.
Selain itu, Bahana berharap agar seluruh aparat pemerintah menjaga kekompakan serta ikut serta mensosialisasikan cinta zakat. “Harapan kami yang paling utama adalah kekompakan dari seluruh aparat pemerintah untuk mensosialisasikan secara masif kepada masyarakat untuk cinta zakat,” ucapnya.
BAZNAS Musi Rawas juga akan membagikan 1650 paket sembako kepada masyarakat. “Dan dalam hal ini kami bersama Bupati tadi telah meluncurkan bantuan sembako secara simbolik kepada 5 tenaga kerja sukarela dan paket keseluruhannya yang akan kita bagikan sebanyak 1650 paket sembako,” tutup Bahana.
BERITA14/04/2023 | www.sumselindependen.com

Pemkab Musi Rawas Serahkan Zakat Mal ke Baznas Mura
Baznas Musi Rawas - Dalam rangka mengupayakan dan mengentaskan kemiskinan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menyerahkan zakat mal ke Baznas Mura sebesar Rp 150 juta.
Penyerahan zakat mal tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud yang diselenggarakan di gedung auditorium Pemkab Mura, Kamis (13/4/2023).
Dalam pantauan awak media turut menghadiri Kodim 0406, Polres Mura, Kemenag Mura, Ketua Bank Sumsel Babel Cabang Muara Beliti, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat.
Dalam pidatonya Bupati Mura menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Baznas Musi Rawas yang telah menyerahkan zakat kepada yang membutuhkan sehingga sudah banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
"Seperti pada saat banjir kemarin ikut turun memberikan bantuan. Kemudian membantu masyarakat mendapatkan rumah layak huni, membangun rumah tahfidz dan memberikan beasiswa serta membantu usaha super mikro," ungkap Bupati.
Lebih lanjut, Bupati akan terus mendorong seluruh Kepala OPD agar menyerahkan zakatnya kepada Baznas Kabupaten Musi Rawas, yang merupakan lembaga milik pemerintah.
"Disni saya sampaikan agar kepada seluruh kepala OPD agar menyerahkan zakarnya kepada BAZNAS Musi Rawas yang merupakan lembaga milik pemerintah," tutup Bupati.
Editor: TSA
BERITA14/04/2023 | www.detiksumsel.com

BUPATI MUSI RAWAS, SERAHKAN ZAKAT MAL RP 150 JUTA KE BAZNAS MUSI RAWAS
Bupati Musi Rawas, serahkan zakat mal Rp 150 Juta ke BAZNAS Kabupaten Musi Rawas
Mari Simak Video dibawah ini :
https://www.facebook.com/baznaskabupatenmusirawas/videos/1418799128933365
BERITA14/04/2023 | Silampari TV

Tingkatkan Iman dan Integritas SDM, Personel Polres Musi Rawas Ikuti Kegiatan Binrohtal
Baznas Musi Rawas — Personel Polres Musi Rawas (Mura) mengikuti kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) pada Kamis (6/4/2023) di Gedung Atdmani Wedhana, Mapolres Mura, sekitar pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Iman dan Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Guna Membangun SDM Yang Unggul dan Berintegritas” dan dihadiri langsung oleh Kapolres Mura, AKBP Danu Agus Purnomo SIK, MH berserta PJU Polres Mura.Namun, ada yang berbeda pada Binrohtal kali ini karena dihadiri langsung oleh Pengurus Baznas Mura yang dipimpin oleh ustad Bahana Jaalhaq Taqwallah. Kapolres Mura, AKBP Danu Agus Purnomo SIK, MH menyampaikan ucapan terima kasih karena ustad Bahana Jaalhaq Taqwallah dan pengurus Baznas Mura hadir untuk memberikan ceramah agama kepada personel Polres Mura.“Saya, Kapolres Mura, beserta seluruh personel Polres Mura, mengucapkan selamat datang serta terima kasih kepada ustad Bahana Jaalhaq Taqwallah beserta pengurus Baznas Mura,” ucap Kapolres.AKBP Danu menjelaskan bahwa Binrohtal dan ceramah agama yang disampaikan oleh ustad Bahana Jaalhaq Taqwallah bertujuan untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT, terutama pada bulan Ramadan yang penuh berkah saat ini. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk karakter personel Polres Mura agar lebih baik khususnya dalam kegamaan, sehingga saat menjalankan tugas, tidak melanggar norma agama dan aturan hukum yang berlaku.“Setidaknya untuk bekal para personel itu sendiri, agar tidak melenceng dari aturan dan tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” jelasnya.AKBP Danu berharap bahwa dengan dilaksanakannya kegiatan ini, para personel Polres Mura dapat menjalankan tugas dengan lebih baik dan meningkatkan tali silaturahmi antara sesama personel Polres Mura dan Pengurus Baznas Mura. (den)Sumber : sumselindependen.comMari, salurkan zakat, infaq, & shodaqoh dengan klik link dibawah Ini :berbagi.link/baznasmuraAtau ???? Transfer ManualNo. Rekening 8525252524An. Baznas Musi Rawas (Infaq Shodaqoh)Bank Syariah Indonesia (Cab. Muara Beliti)???? Konfirmasi:wa.me/6281369983550
BERITA06/04/2023 | sumselindependen.com

BAZNAS Musi Rawas Bina Mustahik Menjadi Muzaki
Musi Rawas – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas kemungkinan besar merasa terbantu dengan dana zakat yang dihimpun dan disalurkan Baznas Musi Rawas. Dana yang didistribusikan sudah banyak yang dialokasikan untuk penanggulangan kemiskinan maupun kebencanaan.Sumber dana zakat yang terkumpul di Baznas Kabupaten Musi Rawas salah satunya masih dari muzaki para ASN Kabupaten Musi Rawas.Dana tersebut antara lain sudah dialokasikan untuk rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), jambanisasi, pelatihan, pemberian modal usaha produktif, dan pemberian santunan kepada guru ngaji dll.
Ketua Baznas Musi Rawas KH. Bahana Jaalhaq, melalui Wakil ketua I Nisvi Asyura didampingi Wakil Ketua III dan Staf pendistribusian Heri Kusnadi mengatakan, zakat infaq, sadaqoh yang dibayarkan para muzakki, manfaat dan maslahatnya nampak dan bisa dirasakan.Namun dia memandang, potensi zakat yang di kumpulkan Baznas Musi Rawas masih sangat rendah. Dalam hal ini , Baznas Kabupaten Musi Rawas harus bekerja lebih keras dan menggencarkan Gerakan Cinta Zakat Semesta (Genta) Kabupaten Musi Rawas untuk meng edukasi para calon muzakki.“Saya lihat ada beberapa hal yang memang menjadi kendala. Salah satunya itu Pemahaman masyarakat kita , yang belum semua memahami,” tuturnya
Nisvi berpendapat, membangun literasi dan pemahaman mengenai kewajiban berzakat, saat ini masih dalam tahap harus diperjuangkan.Perlu ditanamkan pemahaman, bahwa zakat yang dibayar bukan hanya menyelamatkan para mustahik, tetapi juga menyelamatkan muzakki.“ Sebab di dalam hartanya orang kaya itu, ada hak orang lain”. Ada harta zakat yang bukan punya dia, tapi punya orang fakir miskin. Jadi kalau Muzaki tidak mau mengeluarkan Zakat nya , berarti dia makan hartanya fakir miskin,” beber nya.Baca Juga Sepasang Kekasih Jadi Mucikari, Jual Anak Dibawah UmurSementara itu Wakil Ketua III Regeman optimis, dengan literasi dan edukasi yang masif, akan terjadi peningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar zakat. Saat ini sudah ada kenaikan akan tetapi belum signifikan. Apabila edukasi dan literasi digencarkan, pihaknya optimis, akan terjadi lompatan pembayaran zakat,ujar Regeman.
Lanjut Regeman “Peran zakat dalam kehidupan pribadi dan masyarakat muslim akan semakin terlihat manakalah pengalokasiannya tidak keluar dari kelompok-kelompok yang telah?di tetapkan Allah dalam ayatnya.”Dalam Islam, zakat adalah sarana untuk memperkuat ikatan kaum muslimin. Jika transparansi dalam pengambilan dan pengalokasian zakat semakin terlihat, akan semakin kuat rasa cinta dan hubungan sesama muslim pungkasnya.
Ditempat yang sama Heri Kusnadi staf Bidang Pendistribusian dan pendayagunaan menjelaskan ,Pendayagunaan zakat harus berdampak positif bagi mustahiq, baik secara ekonomi maupun social. Dari sisi ekonomi, mustahiq dituntut benar-benar dapat mandiri dan hidup secara layak sedangkan dari sisi social, mustahiq dapat hidup sejajar dengan masyarakat yang lain.Zakat tidak hanya didistribusikan untuk hal-hal yang konsumtif saja dan hanya bersifat sementara tetapi lebih untuk kepentingan yang produktif dan bersifat edukatif.Karena usaha produktif dapat menghasilkan keuntungan,bila managemen yang bagus bisa saja fakir miskin yang tadi nya menjadi mustahiq zakat akan menjadi muzaki baru ,seperti inilah yang menjadi sasaran zakat produktif,jelas Heri.(HK)
Sumber : sumselpost.co.id
BERITA15/02/2023 | sumselpost.co.id

Tingkatkan Layanan Muzaki, BAZNAS Hadirkan Guru Besar Filantropi dari Amerika Serikat
JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menghadirkan Direktur Muslim Philanthropy initiative Dr. dari Indiana University, Amerika Serikat, diselenggarakan pada Senin (19/12/2022), di Kantor BAZNAS RI, Jakarta. Kegiatan ini guna meningkatkan layanan muzaki dan pengetahuan amil BAZNAS terkait fundrising management. Turut hadir menyambut dan menyampaikan arahan Wakil Ketua BAZNAS RI Mo Mahdum. "Alhamdulillah hari ini kita mendapat kunjungan dari Direktur Muslim Philanthropy Initiative Dr. Shariq Siddiqui. Beliau bercerita banyak, sharing knowledge tentang filantropi management, bagaimana seseorang bekerja di lembaga-lembaga amil seperti BAZNAS ini bekerja secara profesional," ujar Wakil Ketua BAZNAS RI Mo Mahdum.
BERITA19/12/2022 | republika.co.id

Kolaborasi BAZNAS Musi Rawas Bangun Rumah Layak Huni
Nasrudin (52 ), warga Kampung 1 Desa Jaya Bhakti Kecamatan Tua Negeri Kabupaten Musi Rawas sebentar lagi dia dan keluarga bisa tinggal di rumah yang lebih nyaman dan layak untuk dihuni .
Nasrudin dan istri sebelum nya bersama empat orang anaknya tinggal di rumah yang tidak layak huni. Dinding kayunya lapuk dimakan rayap,lantai tanpa keramik,sebagian nya sudah hancur jadi tanah, atap rumah nya sudah banyak yang bolong sehingga air hujan kerap masuk hingga membanjiri seisi rumah begitupun dengan dapur atap nya sdh banyak yang bolong bolong .Kondisi miris itu dialami Nasrudin dan anak-anaknya selama belasan tahun.
Pengkuan Nasrudin Jangankan untuk memperbaiki rumah, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ia sekeluarga terkadang mengandalkan bantuan dari mertua.
Kendati Nasrudin bekerja di buruh serabutan namun penghasilannya tak mencukupi untuk kebutuhan ekonomi keluarga.
Hasil kerja nya hanya tercukupi "Buat makan sehari-hari seadanya.
Nasrudin mengatakan ia dan anak nya bukan tak pernah mengajukan bantuan perbaikan rumah ke Pemkab Musi Rawas. Namun selalu gagal meskipun sudah berulangkali disurvey.
"Sudah sering difoto, tapi dulu enggak pernah jadi diperbaiki," ujar Nasrudin.
Kesabaran keluarganya akhirnya berbuah manis. Tatkala BAZNAS Musi Rawas memberikan bantuan kepada Nasrudin untuk tambahan biaya pengobatan Wina Panda Sari anak nya.
Melihat kondisi rumah itu BAZNAS Musi Rawas segera akan melakukan renovasi rumah tersebut agar lebih layak untuk dihuni ditinggali.
BAZNAS Musi Rawas sebagai pejuang zakat yang amanah di bawah komando KH Bahana berkomitmen akan selalu membantu masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi khususnya yang tetdapat di 8 Asnaf saat ini Baznas juga menyediakan membangun rumah yang tidak layak huni menjadi rumah dan tempat tinggal yang layak di huni.
"Dengan saling berbagi Insya Allah Pelan-pelan tapi pasti akan membawa dampak sosial kesejahteraan masyarakat di sekitar kita,".
Pihaknya berjanji akan selalu membantu mengentaskan kemiskinan salah satunya melaksanakan rehab rumah bagi masyarakat kurang mampu.
"Semoga kegiatan ini bisa membawa kebaikan bagi semua dan bisa diteruskan kedepannya,".(KD Okta)
Link Donasikabmusirawas.baznas.go.iddonasi.online/baznaskabmusirawasLink kalkulator Zakat dan linkhttps://kabmusirawas.baznas.go.id/kalkulator-zakatTransfer ManualNo. Rekening 8525252524 An. Baznas Musi Rawas (Infaq Shodaqoh)Bank Syariah Indonesia (Cab. Muara Beliti)Email:[email protected]:(0733) 3280446Mobile:https://wa.me/6281369983550 IG-FB-TikTok-Youtube:https://s.id/sosmedbaznasmuraKantor Baznas:https://goo.gl/maps/bi5drbiA4FonUyeK6#GerakanCintaZakat
BERITA13/12/2022 | KD Okta

BAZNAS Musi Rawas Berdayakan Mustahik Melalui Ternak Sapi Dalam Program menjadi Muzaki
Musi Rawas, Sumselpost.co.id – Usaha penggemukan sapi banyak diminati peternak. Pemeliharaan yang cepat, keuntungan tinggi, sehingga menjadi usaha bisnis yang menggiurkan.
Namun banyak pula, orang yang belum mengetahui cara memilih bakalan.Jika salah memilih bakalan, bisa membuat biaya pakan membengkak dan pertambahan bobot badan tidak seberapa.
Ungkap Ketua Baznas Musi Rawas KH.Bahana didampingi Waka II bidang pendistribusian Nisvi Asyura melalui Hery Kusnadi staf pendistribusian Baznas Musi Rawas menjelaskan “Ternak sapi (Z-Cow) binaan BAZNAS Musi Rawas di kelolah 50 orang Mustahik miskin Ektrims penduduk Desa Sumber Rejo Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas.
Kita selalu menghimbau pada PM perhatikan pertambahan bobot badan dan menentukan berapa selisih bobot badan sapi.
PM ternak sapi 50 orang ini sudah terbiasa terlatih dibidang ternak sapi ,bahkan mereka sudah bisa menafsirkan meng-analisa penambahan bobot badan harian sapi,tergantung pada ketersediaan pakan dan biaya yang ada.
Penggemukan Sapi dipilih bakalan ber umur 1,5 sampai 2,5 tahun.Pada umur tersebut pembentukan sintesis daging sedang bagus efesiensi saluran cerna juga optimal, sehingga pakan yang diberikan diserap secara optimal untuk pertumbuhan.
Lanjut, Hery para peternak biasanya memilih bakalan, fokus pada ternak besar, bagus, dan sehat, tetapi melupakan umur ternak yang akan dijadikan bakalan, seringkali dipilih umur tua atau lebih dari 3 tahun. Alhasil,biaya pakan membengkak, keuntungan menipis.Secara ekonomis, memelihara sapi yang umur nya tua sudah jelas akan merugi .
Untuk memilih sapi umur 1,5-2,5 tahun ujar Hery menjelaskan ,Pilihlah Gigi sapi dengan poel satu.Dan bisa dilihat dari Body Condition Score (BCS) yang baik untuk di jadikan bakalan itu , ada 3 ciri diantara ciri itu Sapi tidak ada legokan sekitar pangkal ekor·
Jaringan lemak dapat diraba dengan mudah pada seluruh bagian. Pelvis dapat diraba dengan sentuhan· Jaringan lemak yang melingkupi bagian permukaan tulang iga masih dapat diraba dengan sedikit tekanan sekitar daerah ini beber nya.
Lebih lanjut dikatakan nya dalam penggemukan sapi potong ini,dari membeli sapi bakalan jantan untuk digemukkan maksimal pemeliharaannya selama 4-6 bulan sudah bisa menjual sapi potong-nya kembali dan mendapatkan keuntungan.Terutama, jika dijual pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha,”pungkasnya.
Sementara itu UPT dinas peternakan kecamatan Megang Sakti kabupaten Musi Rawas Ngalidi juga menjelaskan tentang kesehatan dalam beternak sapi.
Kesehatan ternak sapi menjadi faktor penting hal ini bisa dilihat dari fisik ternak yang lengkap dan normal, seperti kaki tidak pincang, tidak terdapat luka pada kulit, rambut mengkilat, mata dan telinga lengkap, serta nafsu makan yang tinggi ujarnya.
Apa lagi peternak dapat menggemukan sapi dengan pemberian pakan yang lebih efisien dan menjaga kebersihan kandang dari kotoran sapi itu sendiri atau kotoran lainnya
Sehingga sapi tidak mengalami gangguan kesehatan seperti menderita cacing, mencret, diare, dan lain sebagainya.
Jika sapi mengalami gangguan kesehatangunakan obat alami seperti daun pepaya atau daun jambu biji untuk makanan pokoknya.
Pemberian minum dilakukan sebanyak 3 kali sehari, pada pagi, siang, dan sore hari, air dicampur dengan tetes hasil gilingan tebu dan kebi( limbah hasil gilingan padi berwarna putih yang menyerupai tepung beras)campurkan ke dalam air secukupnya sampai berubah warna menjadi hitam sedikit kental.
Sedangkan untuk pemberian kebi dari 1 liter air dibutuhkan 10 sendok makan kebi.Tebu untuk pengembangan dan pengomposan daging, sedangkan kebi berguna untuk memadatkan daging.
Demikian pula pemberian pakan untuk makanan pokok sapi sehari – hari yang baik adalah rumput benggala, rumput gajah, rumput raja, tanaman lamtoro, gamal, kaliandra, dan centro.
Serta kandang yang memadai untuk sapi berlari lari selain menggemukkan sapi dan dagingnya lebih padat,karena gerak sapi membuat peredaran darah sapi mengalir lancar dan otot pada bagian tubuh sapi berkembang,”ungkapnya.
(Heri Kusnadi)
Sumber : sumselpost.co.id
BERITA04/12/2022 | sumselpost

Dibawah Komando KH. Bahana BAZNAS Musi Rawas Berperan Aktif di Event Internasional
BAZNAS Musi Rawas – The 6 th ICONZ merupakan suatu pertemuan yang diikuti peserta dari berbagai daerah (Nasional) dan bahkan dari manca negara(internasional)
Peserta nya para doktor, profesor, dosen, atau pengusaha kelas menengah dan atas.
The 6th ICONZ ini dibuka oleh Wakil Menteri Agama Dr Zainut Tauhid Sa’adi (hadir secara online), Ketua Baznas RI Prof Noor Achmad, serta Wakil Gubernur Jawa Tengah HE Taj Yasin Maimoen.
Ketua Baznas RI Prof Noor Achmad, dalam siaran persnya, Rabu (30/11/2022) mengatakan “Kegiatan The 6th ICONZ ini wadah pertemuan antara praktisi, akademisi, profesional dalam merumuskan strategi pengentasan kemiskinan dan pembangunan yang berkelanjutan melalui dana zakat,
Pendalaman tentang isu dan langkah-langkah yang perlu untuk diambil serta tantangan dan hambatannya seperti apa saja dan yang akan dihadapi dalam mengelola dampak sosial untuk pemulihan ekonomi yang berkelanjutan,”ungkap nya.
Sementara, paparan Ibu Haryani Peneliti dari IOU Gambia Sout Africa, ia meneliti tentang reformasi Strategi Management Baznas Kab. Musi Rawas, yang di presentasikan pada event bersakala International ICONZ 6th, yang di selenggarakan di UIN WaliSongo Semarang Jawa Tengah 30 – 1 Des 2022
ibu Haryani menulis Paper tentang Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Musi Rawas yang lolos di Konferensi Zakat Internasional ke-6 atau The 6th Indonesian Conference of Zakat (ICONZ) 2022 mengusung tema Eskalasi Pemulihan Ekonomi untuk Pertumbuhan Sosio-Ekonomi yang Tangguh dan Berkelanjutan melalui Pengelolaan Zakat yang Lebih Inklusi.
Ibu Haryani dalam papernya itu mengupas Tentang Strategi pada 4 Pilar Management BAZNAS yaitu 1. Pengumpulan 2. Distribusi dan pendayagunaan 3. Support ( Perencanaan keuangan dan Pelaporan & SDM Adm dan UMUM) 4. Pengendalian
Reformasi Managemen Strategic Baznas Musi Rawas di Bawah Kepeminpinan Ketua Baznas kab. Musi Rawas KH. Bahana Jaalhaq Taqwallah S.Pd.I, MA di Nilai Proven terbukti sejak 5 bulan menjadi ketua di bidang pengumpulan Naik 100% di banding bila dibanding dengan ketua sebelumnya .
Pendayagunaan pada pedagang kecil dan Z-Cow berdampak langsung pada pengumpulan, serta program Rutilahu yang terus bergulir dan upaya-upaya pengentasan kemiskinan yang semakin nampak hasilnya.
Selain itu juga pada Management mutu BAZNAS Musi Rawas telah mengikuti standart ISO 9001 tahun 2015, SOP itu terus berjalan.Dan semua staf kepegawaian Baznas Musi Rawas sekarang telah di lakukan pembenahan dirapihkan ,memiliki dasar dari masing masing staf kepegawaian, ada PKWT dan NIP job des serta penugasan yang jelas, target kerja, IKK atau KPI terus di kontrol dan di evaluasi sehingga akan selalu ada Amil terbaik setiap bulannya yg di tetapkan oleh para Pimpinan.
Dengan kriteria dan evaluasi mulai dari kerja harian mingguan dan bulanan terus di gebrak agar strategi yang baru dan di gaungkan berjalan maksimal.
Pemerintah Daerah di bawah kepemimpianan Bupati Musi Rawas HJ Ratna Machmud Terus mendukung Gerakan Masive Pimpinan Baznas yang ada sekarang, dengan memberikan Bantuan Dana Hibah Daerah, Ruko Gudang LAB, Rumdin Ketua Baznas dan berbagai dorongan lainnya termasuk himbauan agar semua ASN berzakat kepada Baznas Kab. Musi Rawas semakin gencar beliau gaungkan.
sehingga tidak heran jika Baznas Musi Rawas sekarang di bawah kepemimpinan Ketua KH. Bahana Jaalhaq T, MA. sudah menapaki kancah International dan akan terus di Genjot untuk menjadi Baznas kab/kota terbaik,’ pungkasnya.
Sumber : https://sumselpost.co.id/
BERITA01/12/2022 | sumselpost.co.id

HNW Perjuangkan Beasiswa Baznas untuk Mahasiswa di Luar Negeri
INFO NASIONAL --Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid kembali memperjuangkan alokasi beasiswa kaderisasi ulama bagi mahasiswa Indonesia di luar negeri saat rapat dengar pendapat Komisi VIII DPR-RI dengan Pimpinan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional).
HNW menyampaikan, mahasiswa yang menimba ilmu agama di luar negeri memiliki potensi besar untuk menjadi kader pelanjut para ulama, apalagi dengan banyaknya ulama yang wafat di era Covid-19. “Alhamdulillah pada rapat hari ini usulan tersebut diterima menjadi keputusan rapat,” ujarnya usai rapat, Senin, 28 November 2022.
Berdasarkan data Majelis Ulama Indonesia per 3 Agustus 2022, sekitar 900 ulama di seluruh Indonesia meninggal selama pandemi Covid-19. Di saat yang sama, banyak mahasiswa keagamaan luar negeri yang mengalami kesulitan pembiayaan akibat masih berlangsungnya dampak negatif ekonomi pasca pandemi. Para mahasiswa tersebut kemudian menuangkan aspirasinya kepada HNW terkait kebutuhan pada fasilitas beasiswa untuk mendukung kelanjutan kuliah.
Selain beasiswa, Anggota DPR Fraksi PKS ini juga menyampaikan kepada Baznas soal arsitektur zakat nasional pada UU Nomor 23 Tahun 2011 yang dinilai para pelaku zakat belum optimal. Karena itu, HNW mendorong agar Baznas meningkatkan komunikasi dan harmonisasi dengan para lembaga zakat, misalnya yang terhimpun di dalam Forum Zakat (FOZ).
"Selain secara horizontal dengan para lembaga amil zakat, juga terdapat masalah koordinasi secara vertikal antara Baznas Pusat dengan daerah. Sehingga sangat wajar jika UU 23/2011 tentang pengelolaan zakat ditinjau kembali dan direvisi dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan dan pengumpulan zakat di Indonesia, serta meningkatkan harmoni dan kolaborasi antar lembaga terkait zakat yang diakui oleh Pemerintah,” tuturnya.
Dia juga meminta Baznas memiliki hitungan terkait besaran angka pengentasan kemiskinan yang berhasil dilakukan oleh Baznas melalui penyaluran dana ziswaf.
“Selain program Baznas yg diapresiasi karena membantu warga korban gempa di Cianjur, penting juga ada angka definitif berapa jumlah mustahik zakat yang dikelola Baznas yang berhasil dientaskan dari kemiskinan dan menjadi muzakki (pembayar zakat), sehingga bisa dilihat progres dan besaran kontribusi zakat dan dana umat secara konkret terhadap pengentasan kemiskinan,” kata dia. (*)
Sumber : nasional.tempo.co
BERITA29/11/2022 | nasional tempo

Komisi VIII DPR Apresiasi Baznas atas Capaian Pengumpulan Zakat
Komisi VIII DPR RI mengapresiasi capaian pengumpulan Zakat Infak Shadaqah (ZIS) dan Dana Sosial Keagamaan lainnya (DSKL) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)
secara Nasional per Triwulan 3 bulan September Tahun 2022 sebesar Rp20.217.988 495.197 dan realisasi penyaluran sampai bulan September 2022 mencapai Rp19.411.320.694.276.
Komisi VIII DPR juga mendorong agar Baznas memaksimalkan potensi pengumpulan Zakat Infak Shadaqah (ZIS) dan Dana Sosial Keagamaan lainnya (DSKL) sehingga target tahun 2022 sebesar Rp.26 triliun dapat tercapai.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily saat membacakan salah satu kesimpulan rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi VIII DPR dengan Baznas dengan agenda, "Evaluasi Kinerja dan Program Tahun 2022" di Gedung DPR, Senin (28/11/2022). Terkait anggaran untuk layanan manajemen dan dukungan teknis lainnya, Komisi VIII DPR mendukung usulan penambahan anggaran RAPBN Baznas Tahun 2023 sebesar Rp. 80.000.000.000, hal ini akan didalami lebih lanjut pada forum Focuss Group Discussion (FGD). Baca juga:
Baznas Salurkan Bantuan Bahan Makanan ke Korban Gempa Cianjur Selain itu, pihaknya mendorong Baznas untuk meningkatkan kinerjanya pengelolaan zakat baik di tingkat pusat maupun daerah. Kemudian, Baznas juga perlu meningkatkan kelembagaan, tata kelola, SDM dan sinergitas BAZNAS dengan Baznas Daerah guna memaksimalkan pengelolaan zakat.
"Hal itu penting untuk meningkatkan realisasi berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, baik untuk pengentasan kemiskinan, bantuan kaderisasi ulama dan pendidikan keagamaan," katanya.
Untuk meningkatkan realisasi itu, menurut Ace Baznas perlu melakukan sosialisasi dan literasi zakat secara massif. "Ini penting untuk mengenalkan dan membangun kepercayaan publik ke berbagai instansi dan institusi pemerintah khususnya BUMN dan instansi swasta lainnya," katanya.
Mendorong Baznas melakukan koordinasi dan sinergi dengan Kementerian Keuangan RI untuk pengurangan pajak bagi masyarakat yang telah mengeluarkan zakat serta mendorong Baznas untuk bersinergi dengan perguruan tinggi keagamaan Islam dalam pengkajian terkait regulasi dan peraturan lainnya untuk memaksimalkan peran dan fungsi Baznas. Pihaknya juga mendorong adanya inovasi program Baznas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti program operasi katarak, pemberdayaan mustahik menjadi muzakki dan lainnya. Untuk memaksimalkan hal itu, Ia Mendesak pemerintah untuk mengeluarkan regulasi agar ASN, TNI/Polri, karyawan BUMN/Swasta dan lembaga negara lainnya yang beragama Islam untuk menunaikan zakat melalui Baznas. "Kami mendesak BAZNAS untuk melakukan upaya mendapatkan regulasi sebagaimana point i," jelasnya. Terakhir, pihaknya mendesak BAZNAS untuk responsif dan proaktif dalam membantu masyarakat terdampak bencana di berbagai daerah khususnya masyarakat korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur saat ini. (RO/OL-09)Sumber: mediaindonesia.com
BERITA29/11/2022 | Humaniora

DPR Dukung Penguatan Kelembagaan Baznas Secara Nasional
Penguatan landasan hukum dan anggaran akan mengoptimalkan kinerja dan program Baznas
Foto: BaznasWakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi VIII DPR RI dengan Baznas di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (28/11/2022).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi VIII DPR RI mendukung langkah-langkah dan upaya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI untuk terus menguatkan dan memberi kesejahteraan kepada masyarakat. Salah satunya dengan penguatan landasan hukum dan anggaran yang akan mengoptimalkan kinerja serta program-program Baznas.
"Dua hal harus kita dukung Baznas, pertama penguatan landasan hukum, yang kedua anggaran," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi VIII DPR RI dengan Baznas di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (28/11/2022).
Baznas Bahas Evaluasi Program Tahun 2022 dengan Komisi VIII DPRPenuhi Kebutuhan Gizi Korban Gempa, Baznas Salurkan Makanan Siap Saji
Marwan juga mendukung program-program produktif Baznas untuk membantu masyarakat miskin, ketimbang bantuan yang sifatnya langsung habis. "Kalau kita punya Rp 9 triliun untuk urusan kemanusiaan, ekonomi, dan sosial, Baznas akan luar biasa. Baznas akan menyelesaikan berbagai persoalan kemanusiaan. Itu akan jadi sejarah," katanya, dalam siaran pers.
Marwan juga meminta Baznas untuk mengusulkan pasal-pasal apa yang perlu diperkuat, mengusulkan kepada pemimpin daerah untuk membuat peraturan di daerahnya. Komisi VIII DPR juga memberikan apresiasi kepada Baznas atas pengumpulan zakat, infak, dan sedekah yang diraih dalam triwulan di bulan September 2022 sebesar Rp 20 triliun.
Selain itu, apresiasi juga diberikan atas penyaluran Baznas yang mencapai Rp 19 triliun. Komisi VIII DPR turut mendorong agar Baznas dapat memaksimalkan potensi ZIS hingga akhir tahun ini, sehingga target Rp 26 triliun dapat tercapai.
Rapat Dengar Pendapat antara Komisi VIII DPR RI dengan Baznas di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (28/11/2022). - (Baznas)
Dalam Rapat Dengar Pendapat turut disepakati beberapa kesimpulan penting, di antaranya penguatan kelembagaan sebagai lembaga pemerintah nonstuktural, penguatan koordinasi secara nasional, mendorong inovasi program secara lebih masif, bersinergi dengan berbagai pihak, dan lainnya.
Sementara itu, Ketua Baznas RI, Prof Dr KH Noor Achmad MA, menyampaikan terima kasih atas apresiasi dan dukungan yang diberikan oleh Komisi VIII DPR RI. Menurut Noor, ini merupakan bentuk sinergitas antarlembaga negara dalam memaksimalkan upaya dan membantu peran pemerintah mengentaskan kemiskinan.
"Dengan kerja sama yang telah terjalin erat, mudah-mudahan akan mengoptimalkan kinerja kita bersama untuk membangkitkan perekonomian mustahik untuk mencapai kesejahteraan. Semoga niat baik kita diberi kelancaran selalu," kata Noor.
*sumber : republika.com
BERITA29/11/2022 | Republika

KH Bahana Memberikan Cindera Mata Tanda Apresiasi penyetor ZIS Yang Terbesar di Seluruh OPD Wilayah Kabupaten Musi Rawas
Ketua Baznas Musi Rawas KH. Bahana Jaalhaq Taqwallah, SPdI,MA memberikan Cindera mata tanda Apresiasi penyetor ZIS Yang terbesar di seluruh OPD wilayah Kabupaten Musi Rawas, Apresiasi ini diberikan dan di terima oleh Sekretaris Dinas Pendidikan nasional dan Ketua PGRI Musi Rawas. Di acara HUT PGRI yang ke 77 dan HUT Guru Nasional,pada hari Senin tanggal 28 Nopember tahun 2022 Bertempat Taman Beregam Muara Beliti Baru Kabupaten Musi Rawas.
Tanpa Guru "Kita Bukan Siapa Siapa "
Musi Rawas -.Besarnya jasa dan perjuangan guru dalam mencerdaskan anak bangsa,patut kita acungkan dua Jempol, tanpa guru kita semua bukanlah apa apa dan bukan siapa siapa.
Ungkap Bahana pada acara kunjungan ke Panti Asuhan Mutiara Kasih dan Ponpes Mutiara Alqur'an bersama ketua PGRI dan Disdik Kabupaten Musi Rawas pada hari kamis( 24/11) mengawali sambutan nya.
Lanjut Bahana Sebagai bentuk apresiasi BAZNAS Musi Rawas kepada diknas terkhusus yang ber profesi Guru Baznas Musi Rawas mengucapkan banyak terima kasih atas Zakat Infaq Sadaqohnya yang terbanyak di seluruh OPD Kabupaten Musi Rawas." Diknas merupakan muzaki terbesar menyetorkan ZIS ke BAZNAS Musi Rawas", kata KH.Bahana Jaalhaq Taqwallah,SP.dI ,MA.
Maka dari itu kita semua patut bangga , hormat kepada seluruh guru di Indonesia dan khususnya di Kabupaten Musi Rawas , ungkapnya.
Bahana juga mengatakan saya juga berlatar belakang dari Guru .Dan guru merupakan salah satu komponen yang sangat strategis dalam menentukan keberhasilan pendidikan dalam mencerdaskan anak bangsa 'jelasnya .
Dikesempatan itu Supriyadi,MPd Sekdin pendidikan Kabupaten Musi Rawas menyampaikan permohonan maaf atas tidak hadirnya pak PLT kadis Pendidikan, karena beliau selain menjabat PLT kepala diknas juga Assiten I Pemerintahan Kabupaten Musi Rawas.
Supriyadi menambah kan dan mengucapkan syukur bahwa DIKNAS dan para guru sekabupaten Musi Rawas sedari dulu sampai sekarang rajin melaksanakan dan menyetorkan ZIS ke Baznas Musi Rawas ,Dan Alhamdulillah Diknas adalah yang terbesar menyetorkan ZIS dari OPD yang lainya, jadi sebagai bentuk apreasi nya, BAZNAS Musi Rawas akan merehap dan melengkapi peralalatan Musholla Diknas Musi Rawas pungkas Supriyadi.
BERITA28/11/2022 | Heri Kusnadi

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
